Saturday, November 29, 2014

Madura Minim Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonominya Terhambat



Surabaya -Potensi perekonomian Pulau Madura sangat tinggi. Sayangnya, infrastruktur penunjang yang tidak memadai membuat potensi tersebut lepas.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (Bapel BPWS) Mohamad Irian. Ia mengungkapkan potensi itu terlihat 60 persen ikan yang beredar di pasar Jawa Timur berasal dari Pulau Madura.


“Potensi ekonomi Pulau Madura ini sangat tinggi, 60% ikan di Jawa Timur merupakan hasil dari Pulau Madura. Yang paling banyak di Sentra Ikan Brondong, Lamongan. Ini dikarenakan infrastruktur disini kurang dan itu tugas kami (BPWS) untuk membangunnya,” ungkapnya pada wartawan di Hotel Bisanta Surabaya, Sabtu (29/11/2014).


Ada juga sapi madura yang jumlahnya tiap tahun mencapai 1 juta ekor yang dihasilkan. “Bisa dibayangkan jika sejuta ekor sapi bisa diolah jadi di Madura termasuk proses pengirimannya yang harus dicemplungin ke laut untuk dinaikkan ke kapal karena tidak ada pelabuhan yang memadai,” lanjut dia.


Irian juga mengungkapkan Pulau Madura sebagai salah satu daerah penghasil tebu terbanyak karena memiliki 250 hektar yang ditanami tebu. 1-2 tahun depan, kata Irian pihaknya akan membangun pabrik tebu.


“Madura nanti akan punya pabrik tebu sendiri sehingga bisa mengolah dan mendistribusikan,” pungkas Irian.



(ze/ang)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!







Madura Minim Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonominya Terhambat

No comments:

Post a Comment