Friday, November 28, 2014

Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah



Jakarta -Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pengembangan perumahan, Perum Perumnas menjelaskan pengembangan hunian atau rumah murah saat ini relatif sulit dilaksanakan, apalagi di kota Jakarta. Salah satu alasannya adalah masalah mahalnya harga tanah.

“Membangun rumah murah sekarang susah karena bahan bangunan mahal, tanah mahal, buruh mahal. Ini perlu kebijakan pemerintah,” kata GM Perumnas Regional III Jabodetabek Andi Patria Nusantara saat acara peluncuran Brown Tower, Sentra Timur Residence, Jakarta Timur, Sabtu (29/11/2014).


Sejak 1990an, Perumnas tidak lagi memperoleh stimulus dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membangun rumah murah.


Perumnas, kata Andi, saat ini membiayai pembebasan lahan, konstruksi hingga pembiayaan memakai dana komersial alias pinjaman perbankan. Alhasil perhitungan rumah murah sulit tercapai.


“Bisa saja bangun rumah murah asal IMB gratis, perizinan dipermudah, dukungan modal kerja, tanah. Tapi kalau dana komersial tentu berpengaruh ke harga jual,” jelasnya.


Meski demikian Perumnas tetap siap menerima penugasan membangun hunian murah. Untuk hunian komersial menengah atas, ke depan akan ditugaskan ke anak usaha.


“Bisnis lama nggak bisa tinggal. Bisnis baru kita siapkan. Komersial oleh anak usaha,” ujarnya.



(feb/ang)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!







Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah

No comments:

Post a Comment