Friday, May 1, 2015

BCA Enggan Ajukan Pinjaman Valas, Ini Alasannya



Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. mengklaim pada tahun ini belum akan meminjam dana valuta asing.


Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan hingga kini likuiditas perusahaan masih jauh berada di bawah batas yang ditetapkan Bank Insonesia. Dia memerinci besaran loan to deposit ratio (LDR) BCA berada di level 74%-75%.


“Tidak ada rencana pinjaman valas, buat apa, harganya pasti mahal, tidak bisa menutupi cost-nya,” ujar Jahja di Jakarta.


Selain itu, lanjut Jahja, permintaan kredit valuta asing (valas) di BCA pun mulai melemah. Menurutnya, nasabah emiten berkode saham BBCA tersebut kini lebih memilih mengajukan pinjaman dalam mata uang rupiah.


Jahja menuturkan tahun ini perusahaan juga akan menjaga penyaluran kredit valas maksimal di posisi US$1,8 miliar.


“Untuk kredit valas kami berusaha jaga range-nya di posisi US$1,4 miliar-US$1,8 miliar, itu naik turun di sekitar itu. Persisnya berapa belum tahu tergantung kebutuhan nasabah,” tutur Jahja.





BCA Enggan Ajukan Pinjaman Valas, Ini Alasannya

No comments:

Post a Comment