Sunday, May 24, 2015

Bawang Impor Lebih Murah 22% daripada Bawang Brebes



Jakarta -Para pedagang bawang merah di Pasar Minggu mengakui saat harga bawang melonjak seperti saat ini, barang impor masuk ke pasar. Harga bawang merah impor memang jauh lebih murah 22% daripada bawang merah lokal, namun bawang impor kurang diminati konsumen.

Agus, seorang penjual bawang merah di Pasar Minggu mengatakan harga bawang lokal dari Brebes, Jawa Tengah di Pasar Induk sudah mencapai Rp 34.000-35.000/Kg, di Pasar Minggu dijual Rp 38.000-40.000/kg.


Sedangkan harga bawang impor di Pasar Induk cuma Rp 23.000-25.000/Kg, sedangkan dijual di Pasar Minggu hanya Rp 31.000/kg atau lebih murah 22% dari bawang Brebes. Ia mengatakan bawang impor berasal dari Vietnam atau Filipina.


“Saya nggak pernah beli bawang impor, pembeli kurang suka, katanya kalau dijadikan bawang goreng kurang renyah dan ngga bisa garing.
Pembeli juga lebih suka bawang Brebes,” katanya kepada detikFinance, Minggu (24/5/2015)


Ia mengatakan ciri-ciri bawang merah impor, warna merahnya agar keungu-unguan. Sedangkan untuk bawang merah lokal khususnya dari Brebes punya warna merah yang pekat


Sementara itu, pedagang bawang merah lainnya bernama Suminem mengatakan biasanya bawang merah impor hanya untuk bumbu giling. Bawang merah impor kurang laku bila dibuat untuk bawang goreng karena kurang renyah.


Suminem juga mengatakan mahalnya harga bawang merah lokal saat ini karena produksinya sedang berkurang. “Di Brebes belum panen, masih 2 bulan lagi. Barangnya jadi sedikit, jelas jadi mahal, apalagi mau puasa,” katanya.



(hen/hen)






Bawang Impor Lebih Murah 22% daripada Bawang Brebes

No comments:

Post a Comment