Thursday, March 5, 2015

Waterfront Securities: IHSG Akan Cenderung Melemah



Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 5 Maret 2015 ditutup menguat 0,05% pada level 5.450. Sektor perdagangan mengalami penguatan terbesar, namun pelemahan sektor properti konstruksi membatasi penguatan Indeks. Investor asing net sell Rp 208,2 miliar.

Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat karena faktor positif dari berita aktivitas akuisisi emiten, menjelang data tenaga kerja yang akan dirilis nanti malam. ECB menyatakan siap untuk mulai melakukan program pembelian obligasi pemerintah pada pekan depan tanggal 9 Maret senilai 60 miliar euro.


Optimisme program QE tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi area euro tahun ini menjadi 1,5% dari 1%, 1,9% pada 2016 dan 2,1% pada 2017. ECB optimis target inflasi tercapai dalam 3 tahun. Inflasi diprediksi tetap tahun ini, 1,9% pada 2016 dan 2,1% pada 2017.


Sementara itu data initial claims AS pekan lalu menunjukkan kenaikan jumlah tenaga kerja yang mengajukan klaim sebesar 7 ribu orang menjadi 320 ribu, lebih banyak dibandingkan perkiraan yang sebesar 295 ribu. Data factory orders secara tak terduga mengalami penurunan.


Seperti yang diperkirakan, China menurunkan target pertumbuhan ekonominya tahun ini menjadi 7%, dari target tahun lalu 7,5%.


Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung melemah. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 5.345-5.484.



(hds/hds)






Waterfront Securities: IHSG Akan Cenderung Melemah

No comments:

Post a Comment