Tuesday, August 5, 2014

Derasnya Impor Cabai dari Malaysia Hingga Tiongkok




http://images.detik.com/content/2014/08/05/4/075401_cabai1dalam.jpg
http://images.detik.com/content/2014/08/05/4/075401_cabai1dalam.jpg

Jakarta – Beberapa waktu terakhir ini harga cabai di dalam negeri mengalami penurunan drastis. Petani pun menerima getahnya, karena harga jual produksi yang diterimanya berada di bawah standar.

Pada kondisi yang sama, ternyata cabai impor masuk cukup deras ke dalam negeri. Mulai dari cabai kering tumbuk dan jenis awet sementara.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Selasa (5/8/2014), mencatat impor cabai kering tumbuk di bulan Juni sebesar 1.010 ton atau US$ 1,3 juta. Angka tersebut turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 2.816 ton atau US$ 3,4 juta.


Cabai tersebut berasal dari India, Tiongkok, Thailand, Korea Selatan, Malawi dan negara-negara lainnya. Total selama Januari-Juni jumlahnya mencapai 12.617 ton atau US$ 15,2 juta.


Sementara itu untuk cabai awet sementara, dilaporkan mencapai 536 ton pada bulan Juni atau senilai US$ 636 ribu. Turun sedikit dari bulan sebelumnya yang sebesar 680 ton atau US$ 785 ribu.


Cabai tersebut diimpor dari Thailand, Tiongkok dan Malaysia. Akumulasi Januari-Juni dilaporkan sebesar 2.869 ton atau US$ 3,2 juta.


Berikut rincian impor cabai pada bulan Juni 2014:






Derasnya Impor Cabai dari Malaysia Hingga Tiongkok

No comments:

Post a Comment