Jakarta -Pemerintah menilai Kredit Usaha Rakyat (KUR) punya manfaat bagi masyarakat. KUR terbukti mampu membuka akses perbankan bagi masyarakat dan mengatasi kemiskinan, bahkan melahirkan pengusaha-pengusaha baru.
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Hatta Rajasa menjelaskan dari hasil kajian Bank Dunia, KUR mampu membantu masyarakat miskin untuk memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat.
“Progran KUR dimana kita bisa mendorong masyarakat yang tadinya itu rentan setengah miskin bisa lepas dan berdaya dengan usaha ini. Data-data World Bank menunjukkan, meskipun ini data 2010, dua per tiga pelaku UMKM penerima KUR membantu meningkatkan keuntungan dan pendapatan,” kata Hatta saat konferensi pers usai rapat koordinasi Komite KUR di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Selain itu, penyaluran KUR melalui perbankan juga berfungsi membuka akses perbankan kepada masyarakat miskin dan pedesaan.
“KUR berpotensi tidak hanya mendapatkan pinjaman dana tapi juga potensi dengan terakses perbankan. Akses ke perbankan ini lah yang kami sebut fianancial inclusion. Lebih dari 70% belum terakses,” katanya.
Hatta juga menjelaskan, saat ini pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah menikmati fasilitas KUR mencapai 10,4 juta jiwa. Dari penerima KUR tersebut, sebanyak 10% dinyatakan telah layak menerima kucuran perbankan dengan bunga komersial.
“Nasabah sekarang sekitar 10,4 juta artinya sudah 10% atau 1 juta lebih masuk kategori bankable dan mereka berpotensi jadi pengusaha-pengusaha yang sehat ke depannya itu. Itu yang ingin saya sampaikan,” sebutnya.Next
(feb/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Hatta: 10% Penerima KUR Jadi Pengusaha-pengusaha Sehat
No comments:
Post a Comment