Berita Terbaru Emas dan Bitcoin 22 November 2025
Harga emas Antam pada hari ini mengalami penurunan. Harga emas ukuran 1 gram tercatat turun sebesar Rp7.000 menjadi Rp2.341.000 per gram, sementara ukuran 5 gram turun menjadi Rp11.520.000. Penurunan harga emas ini juga tampak di emas perhiasan di beberapa toko seperti Raja Emas, yang mencatat penurunan harga signifikan sampai Rp40.000 per gram untuk emas 24 karat. Ini menunjukkan tekanan jual di pasar emas yang masih berlangsung pada akhir pekan ini [web:5][web:6].
Sementara itu, harga Bitcoin juga menurun di zona merah hari ini. Bitcoin tercatat berada di level sekitar USD 84.097 atau sekitar Rp1,41 miliar dengan penurunan lebih dari 1% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 10,38% selama sepekan terakhir. Pasar kripto sedang mengalami tekanan jual yang cukup signifikan, dan berbagai faktor eksternal seperti sentimen pasar serta koreksi teknis sedang mempengaruhi harga Bitcoin dan aset kripto lain seperti Ethereum dan Binance Coin yang juga mengalami penurunan [web:2][web:4][web:9][web:10].
Analisis Trading Emas
Pergerakan emas saat ini menunjukkan tren pelemahan jangka pendek dengan harga yang menurun dan adanya tekanan jual. Namun, secara teknikal emas masih dapat dipandang sebagai aset safe haven dalam jangka panjang terutama menghadapi volatilitas pasar global.
- Harga emas turun di bawah level support harian dan menandakan potensi koreksi lebih dalam.
- Moving average menunjukkan tren sideways ke bearish.
- Volume perdagangan cenderung meningkat sebagai tanda tekanan jual.
Rekomendasi Emas: Hold order bagi investor jangka panjang yang ingin mempertahankan aset safe haven. Untuk trader jangka pendek, disarankan open sell order dengan target support selanjutnya jika harga turun menembus Rp2.300.000 per gram. Close order bisa dipertimbangkan jika terjadi rebound signifikan di atas Rp2.350.000 per gram [web:5][web:6].
Analisis Trading Bitcoin
Bitcoin saat ini sedang mengalami koreksi tajam dengan tekanan jual yang besar. Harga saat ini berada di bawah moving average 50 hari dan 200 hari, yang secara teknikal menunjukkan tren bearish.
- RSI (Relative Strength Index) menunjukkan kondisi oversold, yang bisa mendatangkan potensi rebound jangka pendek.
- Volume perdagangan kripto masih tinggi, menandakan volatilitas yang besar.
- Support kuat terletak di sekitar USD 80.000, yang jika ditembus berpotensi membawa penurunan lanjutan.
Rekomendasi Bitcoin: Hold order untuk investor jangka panjang yang percaya pada pemulihan jangka menengah sampai panjang. Bagi trader spekulatif, open buy order dapat dipertimbangkan pada posisi dekat support USD 80.000 dengan stop loss ketat. Open sell order cocok jika harga gagal bertahan di support tersebut. Disarankan close order bila terjadi rebound kuat di atas USD 90.000 [web:2][web:4][web:9].
Kesimpulan
Hari ini, baik emas maupun Bitcoin menunjukkan tren koreksi harga dengan tekanan jual yang cukup tinggi. Emas masih bisa dijadikan aset bertahan (hold) dengan potensi strategi trading sell jangka pendek, sedangkan Bitcoin lebih condong pada strategi hold bagi investor jangka panjang dengan peluang open buy di level support kritikal.
Disarankan bagi investor untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan pasar secara ketat karena volatilitas masih tinggi. Mengatur posisi trading dengan stop loss yang jelas sangat penting untuk mengendalikan risiko dari fluktuasi harga yang tajam.
Artikel ini dibuat berdasarkan harga dan kondisi pasar terkini pada 22 November 2025 serta analisis teknikal yang relevan untuk pengambilan keputusan investasi emas dan Bitcoin [web:2][web:4][web:5][web:6][web:9][web:10].

No comments:
Post a Comment