Berita Terbaru Emas dan Bitcoin
Harga emas Antam pada 20 November 2025 menunjukan kenaikan harga, dengan harga emas batangan naik Rp 21.000 per gram menjadi Rp 2.364.000. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan permintaan dan sentimen positif di pasar komoditas global yang menahan tekanan inflasi. Harga emas spot dunia juga ditutup naik, berkisar di $4.077,90 per ons, dan harga emas berjangka AS naik ke sekitar $4.082,8 per ons. Namun, untuk investor yang membeli emas pada bulan Oktober atau awal November, harga saat ini masih menunjukkan kerugian sekitar 7% dibandingkan harga pembelian mereka sebelumnya.
Sementara itu, harga Bitcoin (BTC) pada 20 November 2025 mengalami tekanan turun dengan penurunan harian sekitar 1,65%. Dalam seminggu terakhir, Bitcoin turun sekitar 10,34%, meskipun ada pergerakan harga yang fluktuatif pada hari tersebut dengan harga saat ini sekitar $92.567. Ada beberapa prediksi yang berbeda; sebagian analis menyebutkan potensi koreksi cukup dalam karena indikator SuperTrend menandakan kemungkinan penurunan hingga 67%, sementara indikator lain seperti SSR RSI mencerminkan adanya kekuatan beli dari stablecoin yang bisa menjadi peluang bullish jika momentum berbalik. Secara teknikal, Bitcoin sedang menunjukkan pola "death cross" yang umumnya bearish, tetapi potensi reli harga kuat tetap ada jika $90.000 dapat ditembus kembali secara meyakinkan.
Analisis Trading Emas
- Tren jangka panjang emas tetap bullish karena tekanan inflasi dan permintaan global yang solid.
- Harga emas lokal naik tipis dan diprediksi stabil di kisaran Rp 2.360.000 - Rp 2.400.000 per gram dalam jangka pendek.
- Selisih harga buyback dan jual menunjukkan ada peluang investasi jangka menengah jika harga global mendukung.
- Level suport teknikal berada di sekitar Rp 2.300.000, resistensi kuat di sekitar Rp 2.400.000 - Rp 2.420.000.
Analisis Trading Bitcoin
- Bitcoin menunjukkan volatilitas tinggi dengan tekanan bearish jangka pendek.
- “Death cross” pada moving average harian menunjukkan potensi penurunan, namun posisi moving average bisa memicu rebound harga.
- Target upside potensial bisa sampai $110.000 jika terjadi reli kuat dengan volume besar.
- Level support utama berada di kisaran $85.000, sedangkan resistensi terdekat di sekitar $92.500 - $95.000.
Rekomendasi Tindakan
| Aset | Rekomendasi | Alasan |
|---|---|---|
| Emas | Hold order / Beli | Kondisi harga emas yang stabil dan cenderung bullish jangka menengah; peluang naik setelah koreksi. |
| Bitcoin | Hold order secara hati-hati | Perhatikan penembusan level $90.000; jika gagal bertahan, bersiap untuk open order sell. Jika tembus resistensi, open order buy bisa dipertimbangkan. |
Kesimpulan
Harga emas menunjukkan tren positif yang stabil dengan potensi kenaikan jangka menengah, menjadikannya pilihan investasi yang aman dan layak untuk dipertahankan atau dibeli kembali. Sedangkan Bitcoin tengah memasuki fase volatilitas tinggi dengan potensi penurunan jangka pendek akibat sinyal teknikal bearish, namun masih membuka peluang reli kuat jika sentimen pasar membaik. Oleh karena itu, investor emas dianjurkan untuk hold atau buy dengan optimisme moderat, sedangkan trader Bitcoin sebaiknya bersikap waspada, siap menyesuaikan posisi open buy atau sell berdasarkan pergerakan harga kunci $90.000 hingga $95.000.
Dengan strategi ini, investor dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari kedua aset komoditas tersebut sesuai kondisi pasar saat ini.

No comments:
Post a Comment