Jakarta -Mixed-nya pasar dunia belum dapat memberikan dukungan. IHSG masih dapat melanjutkan penguatan di tengah adanya minat beli asing kemarin.
Namun demikian, posisi IHSG di dekat level psikologis 4.900 masih berpeluang menahan penguatan ini. Sehingga, kami memperkirakan IHSG masih akan berpeluang untuk naik pada hari ini.
Trade Sector-Rencana pengenaan PPnBM produk impor seluler
Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementrian Perindustrian mengisyaratkan rencana pengenaan PPnBM produk impor seluler sulit diterapkan karena berpotensi memicu penyelundupan. Implementasi kebijakan pajak akan berjalan efektif apabila registrasi nomor seri ponsel (international mobile station equipment identity – IMEI) juga diterapkan pada operator selular. Kemenperin menyatakan lebih fokus untuk mengembangkan industri ponsel domestik daripada menerapkan regulasi seperti PPnBM
ASRI-Marketing sales 1H 2014
PT Alam Sutera (ASRI) membukukan marketing sales 1H 2014 naik sebesar 4.1%Yoy menjadi Rp 2.5 Triliun Vs Rp 2.4 Triliun pada 1H 2013 lalu. Sebanyak 50% penjualan perseroan berasal dari proyek komersial dan sisanya 50% dari proyek residensial. Hingga akhir 1H 2014, jumlah tersebut mencerminkan 50% dari target marketing sales tahun sebesar Rp 5 Triliun. Saat ini ASRI fokus pada pembangunan superblok Kota Ayodhya di Cikokol, Tangerang seluas 15 Ha yang dijadwalkan beroperasi pada 2017.
GIAA-Pinjaman sindikasi bank
PT Garuda Indonesia (GIAA) mendapat fasilitas pinjaman sindikasi 6 bank senilai total US$ 200 Juta yang terdiri dari dua tahap: US$ 110 Juta dan US$ 90 Juta. Pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk ekspansi usaha serta pelunasan utang yang akan jatuh tempo tahun ini senilai US$ 120 Juta. Tahun ini GIAA mengalokasikan dana belanja modal senilai US$ 300 Juta yang akan digunakan untuk meningkatkan armada sebanyak 29 unit sehingga jumlah pesawat GIAA mencapai 169 unit pada akhir tahun ini.
PALM-Deira resmi menjadi pemegang saham
PT Provident Agro (PALM) telah mengeksekusi aksi non-preemptive rights untuk mengkonversi utang kepada Deira Cayman Limited. PALM menerbitkan 79.56 juta saham baru dengan harga Rp 420 per saham. Sehingga nilai aksi non-preemptive rights sebesar Rp 33.41 Miliar. Dengan aksi korporasi tersebut, Deira Cayman memiliki kepemilikan 1.12% di PALM dengan pelaksanaan transaksi pada 30 Juni 2014.
SIAP-Rencana rights issue
PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) mendapatkan izian pemegang saham untuk menggelar rights issue senilai Rp 4.6 triliun. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk melunasi akuisisi 100% kepemilikan saham Ridgetop Holding Ventures pada RITS Venture Limited. RITS Ventures merupakan induk usaha Indo Wana Bara Mining Coal, perusahaan batubara pemegang izin usaha pertambangan (IUP) seluas 5,000 Ha di Kutai Barat, Kalimantan Timur. SIAP akan menerbitkan sebanyak 23.4 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 200 per saham.
(hds/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Kiwoom Securities Indonesia: IHSG Berpeluang Menguat
No comments:
Post a Comment