Monday, July 7, 2014

Bahas Produksi Minyak, Banggar DPR Singgung Soal Mafia Minyak



Jakarta -Isu mafia minyak menjadi pembahasan dalam rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, pemerintah, dan Bank Indonesia (BI). Masalah mafia minyak muncul ketika ada pembicaraan soal penurunan produksi minyak Indonesia.

Pada tahun 2014, produksi minyak ditargetkan mencapai 818.000 barel per hari (bph). Dengan catatan blok Cepu sudah dapat menghasilkan minyak 110.000 bph pada bulan Agustus. Namun melihat kondisi saat ini, target itu pun sulit tercapai.


Begitu juga dengan target pada tahun 2015 yang awalnya diperkirakan mencapai 915.000 bph. Secara tiba-tiba, pemerintah menurunkan target menjadi kisaran 830.000-870.000 bph.


Anggota Banggar Dolfie OFP menilai tidak adanya kredibilitas pemerintah dalam menyusun perencanaan terutama untuk produksi minyak. Ia mencurigai penurunan produksi terjadi secara sistematis dan dipengaruhi oleh mafia minyak.


“Jangan-jangan mafia minyak itu benar-benar ada. Jadi di sengaja produksi kita diturunkan, supaya impor minyak itu besar lagi,” kata Dolfie dalam rapat kerja di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (7/7/2014)


Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan penurunan target ini sudah dibahas sebelumnya dengan Komisi VII DPR beberapa waktu lalu. Menurutnya perubahan target ini lebih realistis dibandingkan dengan target awal.


“Kemarin di Kom VII sudah dibahas bahwa yang disepakati itu 830.000-870.000 bph realistis ini bisa dicapai. Saya tidak mau ini jauh sekali angkanya,” kata Jero pada kesempatan yang sama.


Kepala SKK Migas Johannes Widjonarko menjelaskan asumsi 912.000 bph sangat bergantung dengan produksi Blok Cepu. Dari konfirmasi terakhir dengan operator, ia mengaku sulit 110.00 bph dapat terealisasi pada bulan Agustus.


“Target 915.000 bph dengan asumsi Cepu line up di bulan Agustus dan mencapai puncak 165.000 pada bulan Juni 2015. Tapi itu tidak bisa dilakukan karena produksi Cepu baru optimal di bulan Maret 2015 karena berbagai masalah yang dihadapi,” kata Widjonarko.


(mkl/hen)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!







Bahas Produksi Minyak, Banggar DPR Singgung Soal Mafia Minyak

No comments:

Post a Comment