Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Komisi VI DPR-RI menggelar rapat kerja di Gedung DPR Senayan, Jakarta.
Pada rapat yang membahas persetujuan suntikan modal Rp 48 triliun ini, Rini ditemani oleh deputi BUMN dan direksi BUMN penerima usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau suntikan modal ke BUMN.
“Kita masih tunggu dokumen difotokopi baru rapat dimulai,” kata Ketua Komisi VI DPR Achmad Hafisz Tohir sebelum membuka rapat di DPR Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2015).
Rapat yang rencananya digelar pukul 19.30 WIB, namun hingga pukul 20.30 WIB rapat belum dibuka oleh pimpinan sidang.
Memakai baju batih bercorak dominan biru, Rini telah hadir dan duduk rapi di ruang rapat Komisi VI. Sementara, Direksi BUMN penerima suntikan modal juga telah hadir di dalam dan luar area ruang rapat.
Sedangkan sebanyak 19 Anggota Komisi VI telah hadir di ruang sidang. Seorang Anggota Komisi VI sempat menanyakan perihal belum dimulainya rapat.
“Pimpinan sekarang sudah pukul 20.30,” tanyanya.
Seperti diketahui, pemerintah tahun ini menganggarkan Rp 73 triliun untuk 43 BUMN dalam Rancangan APBN-P 2015, namun yang di bawah Kementerian BUMN ada 35 BUMN dengan total suntikan Rp 48 triliun.
(feb/hen)
Malam-malam, Menteri Rini Rapat Bareng DPR Bahas 'Suntikan' Modal Rp 48 T
No comments:
Post a Comment