Jakarta -Arfi’an Fuadi, salah satu anak muda yang mengenyam pendidikan menengah kejuruan (SMK) di Salatiga, Jawa Tengah, namun mampu bersaing di bisnis global.
Meskipun tidak sempat mencicipi bangku kuliah, namun bukan berarti hal itu mematahkan semangatnya untuk berusaha memperbaiki hidupnya. Berawal dari kehidupan yang sangat sederhana dan modal pendidikan terakhir SMK, dia bersama adiknya mampu menunjukkan bahwa lulusan SMK pun juga mampu menjadi sukses.
Bahkan belum lama ini, desain ‘jet engine bracket’ buatan mereka berhasil memenangkan kompetisi Global 3D Printing Design Quest yang digelar oleh General Electric, perusahaan multinasional asal Amerika Serikat.
Melalui bendara DTECH-ENGINEERING, ia membangun perusahaan yang bergerak di bidang jasa Engineering dan Pengembangan Produk. Bisnisnya sangat sederhana, yaitu membantu mewujudkan ide orang-orang yang ingin membuat suatu produk, namun bingung cara membuatnya. Misalnya analisa awal, desain, analisa pasar, kompetitor, dan lain sebagainya. Lalu kami juga menerima urusan manufaktur seperti membuat prototype jadi.
“Product Design dan Mechanical Engineering. Contohnya seperti casing iPhone, gantungan kunci, merchandise pesanan multinasional company, dll. Kami juga pernah dipercaya untuk mendesain pesawat ultralight, chassis mobil, antena kapal besar, dan masih banyak lagi,” kata Arfi’an dikutip dari studentpreneur, Selasa (10/2/2015)
Ia mengaku sejak awal memang sudah suka dengan dunia desain dan engineering. Selain itu, ia termotivasi untuk melakukan sesuatu yang bisa berguna untuk orang lain juga. Namun untuk menjalankan bisnis ini tak mudah apalagi saat memulai di awal.
“Jadi bisa dikatakan nekat tapi dengan perhitungan. Masterplan kami adalah punya nama dulu di dunia internasional baru kemudian ngurusi yang lokal, mengingat kami cuma lulusan SMK,” katanya.Next
(dnl/dnl)
Cuma Lulus SMK, Pria Ini Jadi Pebisnis Global
No comments:
Post a Comment